Selada Air

Selada Air (Nasturtium officinale) merupakan tanaman yang sangat kaya akan sulfur, nitrogen, dan yodium. Selada air merupakan salah satu pencuci darah yang baik disamping juga merupakan Tonic terhadap penyembuhan.  

Selada Air, Sekali Tanam Panen Tahunan

Permintaan dan harga relatif stabil menjadi daya tarik selada air. Mulai dari pasar becek, supermarket, hingga pasar ekspor terbuka untuk komoditas ini. Gurihnya pasar ekspor dirasakan Ir Muhamad Atamimi dan Elis Rosnita, yang mengirimkan produk mereka ke Singapura. Perniagaan itu mengalirkan rupiah minimal Rp7,5-juta ke kocek Atamimi setiap bulan. Atamimi dan Elis sama-sama mengandalkan pasokan pekembun plasma, salah satunya Nandang Supriatna. Nandang diminta memasok 2,7 ton/hari, tapi ia cuma mampu memenuhi sepertiga. Pekebun lain, H Mastur Fuad, memasok 0,5 ton selada air ke sebuah jaringan pasar swalayan ibukota setiap hari.

Selada air mesti disortir sebelum kirim. Selanjutnya setiap 250 g diikat, lalu dimasukkan dalam boks yang sudah diberi es. Standar mutu yang mesti dipenuhi antara lain segar, tidak ada warna kuning, dan panjang batang 5—10 cm. Saat daun mulai menguning, itu tandanya perlu pemupukan. Setiap ha cukup diberi 1 kg pupuk fosfat. Panen perdana pada hari ke-40 pascatanam, selanjutnya bisa dipanen terus-menerus hingga bertahun-tahun. Kalau masih subur, tidak perlu penanaman ulang.

Pemeliharaan selada air sangat mudah, hanya dengan penjarangan tanaman dan menjaga kontinuitas serta kualitas pasokan air. Hama yang menyerang biasanya keong mas dan ulat, yang menyebar saat fase dewasa alias kupu-kupu. Untuk menggusur ulat, semprotkan insektisida berbahan aktif profenofos. Agar tumbuh baik, selada air mesti tumbuh di tempat berketinggian 1.000—1.300 m dpl dengan pasokan air bersih kontinue. 

Berkas:Nasturtium lvs.jpg

 

Penelitian menunjukkan bahwa senyawa yang terkandung dalam selada air mampu melawan protein yang memegang peran penting dalam perkembangan kanker.

Saat tumor berkembang akan cepat mengatasi pasokan darah yang ada sehingga mereka mengirimkan sinyal yang dapat membuat jaringan normal sekitarnya menumbuhkan pembuluh darah baru kedalam tumor yang memberi oksigen dan gizi. Penelitian yang dipimpin oleh Profesor Graham Packham itu menunjukkan bahwa senyawa tanaman (yang disebut phenylethyl isothiocyanate/PEITC) yang ditemukan dalam selada air bisa menghalangi proses ini, dengan mengganggu dan mematikan fungsi protein yang disebut Hypoxia Inducible Factor (HIF).

Berita Terkait

5 Komentar

Obat Gagal Ginjal Tanpa Cuci Darah | 14 Maret 2014 - 15:58:48 WIB
terimakasih telah berbagi pengetahuannya dan informasinya .. https://mysp.ac/GYyQ | http://goo.gl/8qN3Ha | http://goo.gl/ARjdsO
Obat Varikokel | 15 Maret 2014 - 11:20:41 WIB
terimakasih telah berbagi pengetahuannya dan informasinya .. http://goo.gl/5FXlGa
Obat Varikokel Tanpa Operasi | 17 Maret 2014 - 11:37:45 WIB
terimakasih telah berbagi pengetahuannya dan informasinya .. http://goo.gl/pcRw0v
Obat Sakit Pinggang | 08 April 2014 - 14:50:57 WIB
artikel yang bagus dan bermanfaat..
makasih buat infonya http://goo.gl/D0OVFR | http://goo.gl/1ZeX3O | http://goo.gl/9eJybL
Jelly Gamat Gold G | 19 April 2014 - 12:53:29 WIB
Menarik sekali..
Artikel yang Anda berikan sangat bermanfaat,,
salam sehat.. http://mysp.ac/HNzQ

Isi Komentar